love the color of the sky,
Kamis, 28 Januari 2010
Minggu, 10 Januari 2010
Thinks like Rarindra
*Sok tau Mode On


Pada kesempatan ini saya coba menganalisa bagaimana cara mengolah foto agar tampak seperti karya-karya Rarindra dengan menggunakan software photoshop. ada beberapa poin yang bisa saya analisa pada karya-karya Rarindra, yaitu :
1. Sudut pandang
2. Detail / Ketajaman Foto
3. The Mist
4. Light source
5. Tone
6. Hightligh & shadow
Sekarang saya mencoba menelaahnya satu persatu, yang pertama adalah :
I. Sudut Pandang



salah satu yang menarik dari Foto-foto karya Rarindra adalah ketajamannya, sehingga tampak seperti lukisan.

ada banyak cara untuk menaikan ketajaman foto. salah satunya adalah dengan menggunakan software photoshop. cara yang biasa saya lakukan adalah :
1. duplicate layer foto
2. pilih filter>other>high pass...
3. set di radius 1 - 1.5 (tergantung tingkat ketajaman yang diinginkan)
4. ubah blending duplicate layer tadi menjadi "vivid color"
atau anda bisa menggunakan software lucisart.
III. The Mist
Ratusan bahkan ribuan orang dibuat terpesona dengan karya-karya Rarindra D. Prakarsa atau lebih dikenal dengan RDP (termasuk saya), banyak juga yang mencari tau cara mengolah foto yang dilakukan oleh Rarindra. untuk yang belum pernah melihat hasi karya-karya Rarindra dapat melihatnya di link ini : http://www.rarindra.co.cc/ .
Pada kesempatan ini saya coba menganalisa bagaimana cara mengolah foto agar tampak seperti karya-karya Rarindra dengan menggunakan software photoshop. ada beberapa poin yang bisa saya analisa pada karya-karya Rarindra, yaitu :
1. Sudut pandang
2. Detail / Ketajaman Foto
3. The Mist
4. Light source
5. Tone
6. Hightligh & shadow
Sekarang saya mencoba menelaahnya satu persatu, yang pertama adalah :
I. Sudut Pandang
Jika diperhatiakan, Rarindra menggunakan sumber cahaya alami yaitu matahari, untuk memotret kegiatan anak-anak seperti foto-foto diatas kita harus memperhatikan arah sinar yang jatuh pada objek, disini terlihat bahwa Rarinda mengambil gambar dari sudut dimana bagian terang dan gelap atau setidaknya objek dapat terlihat dengan jelas.
II. Detail & Ketajaman Fotosalah satu yang menarik dari Foto-foto karya Rarindra adalah ketajamannya, sehingga tampak seperti lukisan.
ada banyak cara untuk menaikan ketajaman foto. salah satunya adalah dengan menggunakan software photoshop. cara yang biasa saya lakukan adalah :
1. duplicate layer foto
2. pilih filter>other>high pass...
3. set di radius 1 - 1.5 (tergantung tingkat ketajaman yang diinginkan)
4. ubah blending duplicate layer tadi menjadi "vivid color"
atau anda bisa menggunakan software lucisart.
III. The Mist
Sebagian besar karya-karya Rarindra bernuansa pagi, ini ditandai dengan adanya kabut / mist serta bias sinar matahari. dari sudut pandang saya, kabut disini selain untuk memperkuat nuansa pagi juga berfungsi untuk mengisolasi objek terhadap backgroud. selain dengan menggunakan kabut, Rarindra juga seirng menggunakan bidang gelap untuk mengisolasi objek sehingga point of interest dari foto tersebut dapat dengan mudah terlihat.


Bagaimana membuat kabut / bidang hitam ? sekali lagi dengan bantuan software photoshop kita bisa membuat kabut atau bidang hitam. ada banyak cara untuk membuat kabut contohnya :
i. Dengan layer putih
1. buat layer baru diatas layer foto
2. pilih gradient tool dan pilih foreground to transparant.
3. pilih warna putih pada color palette.
4. tarik dari bagian sumber cahaya pada foto.
5. ubah blending layer tersebut menjadi softlight / ovelay
6. masking bagian-bagian yang tidak ingin terkena kabut (misalnya objek)
ii. Dengan hue/saturation
anda juga bisa membuat kabut dengan hue/saturation. cara ini saya dapat dari mas Bimbo Ratuk thanks Mas untuk sharingannya . caranya adalah :
1. buat adjustment layer
2. pilih hue/saturation
3. geser lightness kearah kanan sampai intensitas yang kita inginkan
4. masking bagian-bagian yang tidak ingin tertutup kabut.
IV. Light source
Seperti saya sebutkan sebelumnya yang memperkuat nuansa pagi pada Foto-foto karya Rarindra adalah kabut dan bias sinar, sekali lagi banyak cara untuk membuat bias sinar. bisa dengan menggunakan photoshop atau dengan cara mudah yaitu dengan menggunakan softwa Autofx mystical lighting.
untuk membuat bias sinar dengan menggunakan photoshop bisa membacanya disini
V. Tone
Perubahan tone pada foto-foto karya Rarinda sangat beragam, disatu sisi saturasinya di kurangi (biasanya pada bagian pepohonan, atau background) di sisi lain saturasi dinaikan (biasanya pada objek dan benda-benda disekitar objek) tone-tone yang digunakan sangat sederhana, namun sulit untuk didapatkannya (terutama untuk saya).
dengan menggunakan photosop kita bisa memanipulasi tone pada foto dengan cara :
1. menambahkan adjustment layer hue/saturation dengan menggeser arah saturasi ke arah kiri.
2. menambahkan adjustment layer color balance / selective color dan bereksperimen.
VI. Hightlight & Shadow
hal utama yang membuat saya tertarik dengan karya-karya Rarindra adalah foto-fotonya adalah pencahayaannya yang sempurna (menurut saya loh, yang gak sepaham jangan sirik). menurut saya ini dihasilkan oleh penempatan daerah terang dan gelap yang pas sehingga daerah gelap dan terang tampak begitu natural.
Jika pada poin-poin sebelumnya saya sudah membahas mengenai cahaya, sekarang saya coba membahas mengenai bayangan. untuk membuat bayangan / area gelap atau setidaknya memperkuat bayangan dengan menggunakan photoshop bisa dengan banyak cara , salah satunya yang sering saya pergunakan adalah dengan menambahkan satu layer dengan blending softlight atau overlay kemudian dengan menggunakan brush / gradient tool dan foreground colour berwarna hitam, kita bisa mulai membuat / menajamkan area gelap / bayangan pada foto kita.
sebagai tambahan, untuk menghaluskan perpindahan antara daerah terang dan gelap (terutama daerah gelap) kita bisa menambahkan satu adjustment layer lagi dengan tipe selective color, pilih warna hitam untuk di adjust, dan geser bagian "black" kearah kanan sesuai selera.
Well, demikian saja yang bisa saja analisa dari karya-karya Mas Rarindra D. Prakarsa. mudah-mudahan bermanfaat, jika ada yang tidak sesuai mohon dikoreksi. mengutip tulisan mas Bimbo, banyak jalan menuju roma ! banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan foto-foto seperti karya mas Rarindra.
Bagaimana membuat kabut / bidang hitam ? sekali lagi dengan bantuan software photoshop kita bisa membuat kabut atau bidang hitam. ada banyak cara untuk membuat kabut contohnya :
i. Dengan layer putih
1. buat layer baru diatas layer foto
2. pilih gradient tool dan pilih foreground to transparant.
3. pilih warna putih pada color palette.
4. tarik dari bagian sumber cahaya pada foto.
5. ubah blending layer tersebut menjadi softlight / ovelay
6. masking bagian-bagian yang tidak ingin terkena kabut (misalnya objek)
ii. Dengan hue/saturation
anda juga bisa membuat kabut dengan hue/saturation. cara ini saya dapat dari mas Bimbo Ratuk thanks Mas untuk sharingannya . caranya adalah :
1. buat adjustment layer
2. pilih hue/saturation
3. geser lightness kearah kanan sampai intensitas yang kita inginkan
4. masking bagian-bagian yang tidak ingin tertutup kabut.
IV. Light source
Seperti saya sebutkan sebelumnya yang memperkuat nuansa pagi pada Foto-foto karya Rarindra adalah kabut dan bias sinar, sekali lagi banyak cara untuk membuat bias sinar. bisa dengan menggunakan photoshop atau dengan cara mudah yaitu dengan menggunakan softwa Autofx mystical lighting.
V. Tone
Perubahan tone pada foto-foto karya Rarinda sangat beragam, disatu sisi saturasinya di kurangi (biasanya pada bagian pepohonan, atau background) di sisi lain saturasi dinaikan (biasanya pada objek dan benda-benda disekitar objek) tone-tone yang digunakan sangat sederhana, namun sulit untuk didapatkannya (terutama untuk saya).
dengan menggunakan photosop kita bisa memanipulasi tone pada foto dengan cara :
1. menambahkan adjustment layer hue/saturation dengan menggeser arah saturasi ke arah kiri.
2. menambahkan adjustment layer color balance / selective color dan bereksperimen.
VI. Hightlight & Shadow
hal utama yang membuat saya tertarik dengan karya-karya Rarindra adalah foto-fotonya adalah pencahayaannya yang sempurna (menurut saya loh, yang gak sepaham jangan sirik). menurut saya ini dihasilkan oleh penempatan daerah terang dan gelap yang pas sehingga daerah gelap dan terang tampak begitu natural.
Jika pada poin-poin sebelumnya saya sudah membahas mengenai cahaya, sekarang saya coba membahas mengenai bayangan. untuk membuat bayangan / area gelap atau setidaknya memperkuat bayangan dengan menggunakan photoshop bisa dengan banyak cara , salah satunya yang sering saya pergunakan adalah dengan menambahkan satu layer dengan blending softlight atau overlay kemudian dengan menggunakan brush / gradient tool dan foreground colour berwarna hitam, kita bisa mulai membuat / menajamkan area gelap / bayangan pada foto kita.
sebagai tambahan, untuk menghaluskan perpindahan antara daerah terang dan gelap (terutama daerah gelap) kita bisa menambahkan satu adjustment layer lagi dengan tipe selective color, pilih warna hitam untuk di adjust, dan geser bagian "black" kearah kanan sesuai selera.
Well, demikian saja yang bisa saja analisa dari karya-karya Mas Rarindra D. Prakarsa. mudah-mudahan bermanfaat, jika ada yang tidak sesuai mohon dikoreksi. mengutip tulisan mas Bimbo, banyak jalan menuju roma ! banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan foto-foto seperti karya mas Rarindra.
Rabu, 30 Desember 2009
My Multiply CSS
div.contentwrapper {
background: transparent;
}
div.bodywrap {
background: transparent;
}
body {
background: url(http://i110.photobucket.com/albums/n104/kocomoto/back_.jpg);
background-attachment: fixed;
}
html {
scrollbar-arrow-color: #341915;
scrollbar-face-color: #7C7B7B;
scrollbar-highlight-color: #7C7B7B;
scrollbar-3dlight-color: #341915;
scrollbar-track-color: #7C7B7B;
scrollbar-shadow-color: #7C7B7B;
scrollbar-darkshadow-color: #f341915;
}
a, a:visited, a:link { color: #7C7B7B;
}
.rail {
width: auto;
padding-right: 10px;
}
.railstart {
margin-top: -30px;
height: -20px;
width: 50px;
background: url() no-repeat top left;
background-position: 30px 0;
z-index: 1000;
position: relative;
}
.railbody {
padding: 20px;
:auto;
font-size: 11px;
border-left: 1px solid #ccc;
border-right: 1px solid #ccc;
background: none;
border: none;
z-index: 1000;
position: relative;
_/* background: url() repeat-y top left; */
background-color: #341915;
}
.railsep {
: 1px;t
margin: 12px 0 12px 0;
background: none;
background-color: #341915;
}
.railend {
height: 2px;
width: auto;
background: none;
background-color: #341915;
}
td.rail {
background: url();
background-color: #341915;
background-position: bottom center;
background-repeat: no-repeat;
padding: 0;
margin: 0;
}
div.owner_nav {
border: none;
margin: 0 auto;
margin-top: 10px;
height: 250px;
width: 720px;
border: 10px solid #341915;
border-bottom: 10px solid #341915;
padding: 110px 0 0 0;
background: url(http://i110.photobucket.com/albums/n104/kocomoto/digimax_header_pic.jpg) no-repeat top left;
background-color: #341915;
background-position: 0px 0px;
}
div#subnavc {
width: 720px;
background-color: transparent;
border-top: none;
padding: 0px;
position: absolute;
left: auto;
top: 530px;
}
div#subnav {
padding: 1px;
padding-left: 5px;
background: none;
border: none;
height: auto;
}
a.topt, a:visited.topt {
line-height: 1.2em;
display: block;
float: left;
height: auto;
text-align: center;
background: none;
font-size: 13px;
color: #fff;
width: auto;
padding: 2px;
margin-left: 5px;
margin-right: 5px;
}
a.toptsel, a:visited.toptsel {
line-height: 1.2em;
display: block;
float: left;
height: auto;
text-align: center;
background: none;
font-size: 13px;
font-weight: bold;
color: #fff;
width: auto;
padding: 2px;
margin-left: 5px;
margin-right: 5px;
background: none;
font-family: Verdana;
}
li.gnopt a, li.gnopt a:visited, li.gnopt a:link {
color: #7C7B7B;
}
li.gnoptsel {
border-color: #7C7B7B;
}
h1#page_owner_title {
font-size: 0px;
font-family: Verdana;
background-color: none;
background: none;
color: #2C5612;
font-weight: bold;
height: 0px;
padding-left: 20px;
}
div#page_start {
padding: 0;
width: 720px;
border: 10px solid #341915;
border-top: none;
border-bottom: none;
margin: 0 auto;
}
div#rail {
text-align: left;
width: 159px;
}
a.gnoptsel, a:visited.gnoptsel {
margin: -2px 0 0 0;
width: 84px;
}
div#ownedfooter {
margin: 0 auto;
padding: 3px 0 3px 0;
width: 720px;
border-left: 10px solid #341915;
border-right: 10px solid #341915;
border-top: 1px solid #7C7B7B;
font-size: 9px;
color: #7C7B7B;
background-color: #341915;
}
div.stats {
border-bottom: none;
}
.itemboxsub {
color: #7C7B7B;
font-weight: normal;
font-size: 24px;
font-family: verdana;
border: none;
padding: 0;
background: none;
max-width: auto;
}
.rolloverfordnd {
color: #7C7B7B;
font-weight: normal;
font-size: 24px;
font-family: serif;
border: none;
padding: 0;
background: none;
background-color: #341915;
max-width: auto;
}
.itemshadow {
max-width: auto;
}
.itemsubsub {
font-size: 12px;
font-weight: normal;
line-height: 12px;
text-align: right;
color: #7C7B7B;
}
.itemstamp {
float: right;
font-size: 10px;
font-weight: normal;
margin: -5px 0 5px 0;
margin: 0;
color: #7C7B7B;
}
.itembox {
border: none;
padding: 5px;
margin: 0px;
overflow: visible;
background: none;
background-color: #341915;
color: #7C7B7B;
border: 1px solid #7C7B7B;
border-style: solid;
border-color: #7C7B7B;
border-width: 1px;
}
.itemboxalbum {
border: none;
padding: 5px;
margin: 0px;
overflow: visible;
background: none;
background-color: #341915;
color: #7C7B7B;
border-top: 5px solid #7C7B7B;
}
.itemactionspacer {
height: 30px;
}
a.mine, a.mine:link, a:visited.mine {
_/* color: #942343; border: none; background-color: #341915; margin: 0 2px 0 2px; */
color: #7C7B7B; border: none; background: none;
}
div.ritemactions a, div.ritemactions a:link, div.ritemactions a:visited {
_/* color: #942343; border: none; background-color: #341915; margin: 0 2px 0 2px; */
color: #7C7B7B; border: none; background: none;
}
a.go, .go {
color: #7C7B7B;
border: none;
background: none;
}
.rail .userlogo {
border: 1px solid #7C7B7B;
}
.caldiv1 { background-color: #341915;
}
.caldiv1 td { font-size: 10px;
}
.caldate { font-size: 13px;
font-weight: bold;
}
.cald { float:right;
text-align: center;
background-color: #341915;
padding: 0px 4px 0px 4px;
margin: -3px -3px 3px 3px;
border: 1px solid #7C7B7B;
width: 20px;
}
.calevent { margin: 0px 0px 8px 0px;
}
.caldiv1 td:hover { background-color: #341915;
}
.caldiv1 th {
background-color: #341915;
color: #7C7B7B;
font-size: 10px;
font-weight: normal;
text-align: center;
}
.caldiv1 th a, .caldiv1 th a:visited { color: #7C7B7B;
}
table.globalnav {
border: none;
background: none;
}
.header .globalnav ul.gnopt a { color: #7C7B7B;
}
.navinput {
border: none;
color: #7C7B7B;
}
table.indextitle {display: none;
}
td#maincontent { padding: 0 25px 0 0;
margin: 0;
background-color: #341915;
}
div.header {
width: 720px;
margin: 0 auto;
background: none;
}
.infobox { background-color: #341915;
}
div.infobox .boxbody {
border: 1px solid #7C7B7B;
}
div.gndd {
color: #7C7B7B;
background-color: #341915;
border: 1px solid #7C7B7B;
}
div.ddsep { background-color: #341915;
}
div.gndd a {
font-weight: bold;
border: 1px solid #7C7B7B;
}
div.gndd a:hover {
background-color: #341915;
}
li { list-style-image: url(http://i110.photobucket.com/albums/n104/kocomoto/dotdigi.jpg);
}
div.guidebox {
background: none;
background-color: #341915;
color: #7C7B7B;
border: 1px dotted #7C7B7B;
}
div.add_sublabel a:hover {
color: #7C7B7B;
}
span.signoutid a, span.signoutid a:visited, span.signoutid a:link,
span.signoutid:hover, a.signoutid, a.signout, a.signout:visited, a.signout:link {
color: grey;
}
background: transparent;
}
div.bodywrap {
background: transparent;
}
body {
background: url(http://i110.photobucket.com/albums/n104/kocomoto/back_.jpg);
background-attachment: fixed;
}
html {
scrollbar-arrow-color: #341915;
scrollbar-face-color: #7C7B7B;
scrollbar-highlight-color: #7C7B7B;
scrollbar-3dlight-color: #341915;
scrollbar-track-color: #7C7B7B;
scrollbar-shadow-color: #7C7B7B;
scrollbar-darkshadow-color: #f341915;
}
a, a:visited, a:link { color: #7C7B7B;
}
.rail {
width: auto;
padding-right: 10px;
}
.railstart {
margin-top: -30px;
height: -20px;
width: 50px;
background: url() no-repeat top left;
background-position: 30px 0;
z-index: 1000;
position: relative;
}
.railbody {
padding: 20px;
:auto;
font-size: 11px;
border-left: 1px solid #ccc;
border-right: 1px solid #ccc;
background: none;
border: none;
z-index: 1000;
position: relative;
_/* background: url() repeat-y top left; */
background-color: #341915;
}
.railsep {
: 1px;t
margin: 12px 0 12px 0;
background: none;
background-color: #341915;
}
.railend {
height: 2px;
width: auto;
background: none;
background-color: #341915;
}
td.rail {
background: url();
background-color: #341915;
background-position: bottom center;
background-repeat: no-repeat;
padding: 0;
margin: 0;
}
div.owner_nav {
border: none;
margin: 0 auto;
margin-top: 10px;
height: 250px;
width: 720px;
border: 10px solid #341915;
border-bottom: 10px solid #341915;
padding: 110px 0 0 0;
background: url(http://i110.photobucket.com/albums/n104/kocomoto/digimax_header_pic.jpg) no-repeat top left;
background-color: #341915;
background-position: 0px 0px;
}
div#subnavc {
width: 720px;
background-color: transparent;
border-top: none;
padding: 0px;
position: absolute;
left: auto;
top: 530px;
}
div#subnav {
padding: 1px;
padding-left: 5px;
background: none;
border: none;
height: auto;
}
a.topt, a:visited.topt {
line-height: 1.2em;
display: block;
float: left;
height: auto;
text-align: center;
background: none;
font-size: 13px;
color: #fff;
width: auto;
padding: 2px;
margin-left: 5px;
margin-right: 5px;
}
a.toptsel, a:visited.toptsel {
line-height: 1.2em;
display: block;
float: left;
height: auto;
text-align: center;
background: none;
font-size: 13px;
font-weight: bold;
color: #fff;
width: auto;
padding: 2px;
margin-left: 5px;
margin-right: 5px;
background: none;
font-family: Verdana;
}
li.gnopt a, li.gnopt a:visited, li.gnopt a:link {
color: #7C7B7B;
}
li.gnoptsel {
border-color: #7C7B7B;
}
h1#page_owner_title {
font-size: 0px;
font-family: Verdana;
background-color: none;
background: none;
color: #2C5612;
font-weight: bold;
height: 0px;
padding-left: 20px;
}
div#page_start {
padding: 0;
width: 720px;
border: 10px solid #341915;
border-top: none;
border-bottom: none;
margin: 0 auto;
}
div#rail {
text-align: left;
width: 159px;
}
a.gnoptsel, a:visited.gnoptsel {
margin: -2px 0 0 0;
width: 84px;
}
div#ownedfooter {
margin: 0 auto;
padding: 3px 0 3px 0;
width: 720px;
border-left: 10px solid #341915;
border-right: 10px solid #341915;
border-top: 1px solid #7C7B7B;
font-size: 9px;
color: #7C7B7B;
background-color: #341915;
}
div.stats {
border-bottom: none;
}
.itemboxsub {
color: #7C7B7B;
font-weight: normal;
font-size: 24px;
font-family: verdana;
border: none;
padding: 0;
background: none;
max-width: auto;
}
.rolloverfordnd {
color: #7C7B7B;
font-weight: normal;
font-size: 24px;
font-family: serif;
border: none;
padding: 0;
background: none;
background-color: #341915;
max-width: auto;
}
.itemshadow {
max-width: auto;
}
.itemsubsub {
font-size: 12px;
font-weight: normal;
line-height: 12px;
text-align: right;
color: #7C7B7B;
}
.itemstamp {
float: right;
font-size: 10px;
font-weight: normal;
margin: -5px 0 5px 0;
margin: 0;
color: #7C7B7B;
}
.itembox {
border: none;
padding: 5px;
margin: 0px;
overflow: visible;
background: none;
background-color: #341915;
color: #7C7B7B;
border: 1px solid #7C7B7B;
border-style: solid;
border-color: #7C7B7B;
border-width: 1px;
}
.itemboxalbum {
border: none;
padding: 5px;
margin: 0px;
overflow: visible;
background: none;
background-color: #341915;
color: #7C7B7B;
border-top: 5px solid #7C7B7B;
}
.itemactionspacer {
height: 30px;
}
a.mine, a.mine:link, a:visited.mine {
_/* color: #942343; border: none; background-color: #341915; margin: 0 2px 0 2px; */
color: #7C7B7B; border: none; background: none;
}
div.ritemactions a, div.ritemactions a:link, div.ritemactions a:visited {
_/* color: #942343; border: none; background-color: #341915; margin: 0 2px 0 2px; */
color: #7C7B7B; border: none; background: none;
}
a.go, .go {
color: #7C7B7B;
border: none;
background: none;
}
.rail .userlogo {
border: 1px solid #7C7B7B;
}
.caldiv1 { background-color: #341915;
}
.caldiv1 td { font-size: 10px;
}
.caldate { font-size: 13px;
font-weight: bold;
}
.cald { float:right;
text-align: center;
background-color: #341915;
padding: 0px 4px 0px 4px;
margin: -3px -3px 3px 3px;
border: 1px solid #7C7B7B;
width: 20px;
}
.calevent { margin: 0px 0px 8px 0px;
}
.caldiv1 td:hover { background-color: #341915;
}
.caldiv1 th {
background-color: #341915;
color: #7C7B7B;
font-size: 10px;
font-weight: normal;
text-align: center;
}
.caldiv1 th a, .caldiv1 th a:visited { color: #7C7B7B;
}
table.globalnav {
border: none;
background: none;
}
.header .globalnav ul.gnopt a { color: #7C7B7B;
}
.navinput {
border: none;
color: #7C7B7B;
}
table.indextitle {display: none;
}
td#maincontent { padding: 0 25px 0 0;
margin: 0;
background-color: #341915;
}
div.header {
width: 720px;
margin: 0 auto;
background: none;
}
.infobox { background-color: #341915;
}
div.infobox .boxbody {
border: 1px solid #7C7B7B;
}
div.gndd {
color: #7C7B7B;
background-color: #341915;
border: 1px solid #7C7B7B;
}
div.ddsep { background-color: #341915;
}
div.gndd a {
font-weight: bold;
border: 1px solid #7C7B7B;
}
div.gndd a:hover {
background-color: #341915;
}
li { list-style-image: url(http://i110.photobucket.com/albums/n104/kocomoto/dotdigi.jpg);
}
div.guidebox {
background: none;
background-color: #341915;
color: #7C7B7B;
border: 1px dotted #7C7B7B;
}
div.add_sublabel a:hover {
color: #7C7B7B;
}
span.signoutid a, span.signoutid a:visited, span.signoutid a:link,
span.signoutid:hover, a.signoutid, a.signout, a.signout:visited, a.signout:link {
color: grey;
}
Senin, 21 Desember 2009
Selasa, 08 Desember 2009
strobist ...strobist ...
http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=3193991358&p=1
baca-baca nyok ! biar tambah pinter :D
Senin, 07 Desember 2009
Selasa, 01 Desember 2009
SPREAD - Review
Kronologis :
Ehhmm... Cek-cek... zzzaatu....zzatu dua tiga...cek :D, minggu maren balik dari belanja bulanan, bini minta dibeliin DVD Troy, pan udah lama tuh pilem mungkin udah ada copy-an originalnya :D, karena belanjaannya banyak
(kulkas 2 pintu 3 jendela, TV LED 42" + kebutuhan pokok lainnya ) ane suruh bini cari sendiri deh tuh DVD sementara ane nungguin belanjaan. Dah kelar dari toko DVD pulanglah .. singkat cerita udah sampe dirumah tadinya mo nonton DVD Troy yang dibeli tadi, eh ternyata bini beli DVD "spread" , ane mikir.. ni film ceritanya apaan yah (maklum kuper), kenapa judulnya spread kenapa gak Panta or koka-kola ... Hihihihi...
Sinopsis Cerita :
Film ini menceritakan kehidupan seorang pemuda pada masa tertentu dalam kehidapannya, diceritakan tokoh pemuda ini (Nikki) seorang pemuda yang tidak memiliki pekerjaan dan tempat tinggal namun memiliki penampilan rupawan (like me :p ) datang ke LA impian menjadi kaya dan terkenal menikmati kehidupan mewah Kota LA, bersenang-senang tanpa bekerja, dan selalu dikelilingi wanita-wanita cantik.
sampai suatu ketika ia mendekati seorang wanita paruh baya yang kaya (Samantha) ,dengan penampilannya dan keahliannya dalam mendekati wanita dia berhasil mendekati wanita tersebut. Dengan memberikan kebutuhan sex kepada wanita tersebut Nikki bisa tinggal di rumah mewah wanita tersebut, dan setiap kali wanita tersebut pergi keluar kota untuk bekerja Nikki menggunakan rumah tersebut untuk pesta, ia menggundang wanita-wanita cantik untuk datang ketempatnya.
masalah mulai timbul sewaktu Ia bertemu dengan seorang wanita (Heather) pelayan sebuah kedai kopi (yang tidak mempan terhadap semua trik-trik nya dalam mendekati wanita ( gak mempan dirayu), ini membuat Nikki menjadi semakin penasaran terhadap wanita tersebut, namun setelah Nikki berhasil mendekatinya dia kecewa ternyata wanita sudah bertunangan dan berprofesi dengannya (menumpang hidup dari orang kaya). ketika ia mulai sadar bahwa ia tidak dapat hidup terus menerus seperti itu, (tidak punya pekerjaan, tidak punya kendaraan, tidak punya tempat tinggal, dan menggantungkan hidupnya pada wanita yang lebih tua darinya) akhirnya hubungan sexual Nikki dan Samantha akhinya mengalami kemunduran, hingga akhirnya Nikki memutuskan untuk meninggalkan Samantha.
Film ini menampilkan banyak sekali adegan telanjang, sehingga gak cocok di tonton sama anak-anak.. hehehe.. keculai anak-anak pada nonton wktu gak ada orangtuanya, film nya cukup menarik, ilustasi musiknya juga OK , Ide ceritanya juga menarik, pesan yang disampaikan juga bagus, cuma sepertinya ada yang kurang, tapi gak tau apa yah... *nah loh ! Hihihihihi..... yang ane rasain sih kurang terasa dimensi nya.
mmmm... jadi pengen dengerin Ode To LA - The Raveonettes terus :p
(kulkas 2 pintu 3 jendela, TV LED 42" + kebutuhan pokok lainnya ) ane suruh bini cari sendiri deh tuh DVD sementara ane nungguin belanjaan. Dah kelar dari toko DVD pulanglah .. singkat cerita udah sampe dirumah tadinya mo nonton DVD Troy yang dibeli tadi, eh ternyata bini beli DVD "spread" , ane mikir.. ni film ceritanya apaan yah (maklum kuper), kenapa judulnya spread kenapa gak Panta or koka-kola ... Hihihihi...
Sinopsis Cerita :
Film ini menceritakan kehidupan seorang pemuda pada masa tertentu dalam kehidapannya, diceritakan tokoh pemuda ini (Nikki) seorang pemuda yang tidak memiliki pekerjaan dan tempat tinggal namun memiliki penampilan rupawan (like me :p ) datang ke LA impian menjadi kaya dan terkenal menikmati kehidupan mewah Kota LA, bersenang-senang tanpa bekerja, dan selalu dikelilingi wanita-wanita cantik.
sampai suatu ketika ia mendekati seorang wanita paruh baya yang kaya (Samantha) ,dengan penampilannya dan keahliannya dalam mendekati wanita dia berhasil mendekati wanita tersebut. Dengan memberikan kebutuhan sex kepada wanita tersebut Nikki bisa tinggal di rumah mewah wanita tersebut, dan setiap kali wanita tersebut pergi keluar kota untuk bekerja Nikki menggunakan rumah tersebut untuk pesta, ia menggundang wanita-wanita cantik untuk datang ketempatnya.
masalah mulai timbul sewaktu Ia bertemu dengan seorang wanita (Heather) pelayan sebuah kedai kopi (yang tidak mempan terhadap semua trik-trik nya dalam mendekati wanita ( gak mempan dirayu), ini membuat Nikki menjadi semakin penasaran terhadap wanita tersebut, namun setelah Nikki berhasil mendekatinya dia kecewa ternyata wanita sudah bertunangan dan berprofesi dengannya (menumpang hidup dari orang kaya). ketika ia mulai sadar bahwa ia tidak dapat hidup terus menerus seperti itu, (tidak punya pekerjaan, tidak punya kendaraan, tidak punya tempat tinggal, dan menggantungkan hidupnya pada wanita yang lebih tua darinya) akhirnya hubungan sexual Nikki dan Samantha akhinya mengalami kemunduran, hingga akhirnya Nikki memutuskan untuk meninggalkan Samantha.
Film ini menampilkan banyak sekali adegan telanjang, sehingga gak cocok di tonton sama anak-anak.. hehehe.. keculai anak-anak pada nonton wktu gak ada orangtuanya, film nya cukup menarik, ilustasi musiknya juga OK , Ide ceritanya juga menarik, pesan yang disampaikan juga bagus, cuma sepertinya ada yang kurang, tapi gak tau apa yah... *nah loh ! Hihihihihi..... yang ane rasain sih kurang terasa dimensi nya.
mmmm... jadi pengen dengerin Ode To LA - The Raveonettes terus :p
Langganan:
Postingan (Atom)